alor ntt

Wisata Favorit Pelancong di Nusa Tenggara Timur

Posted on

Alor di Nusa Tenggara Timur memiliki potensi wisata yang buat para pelancong terpesona akan keindahan alamnya. Dari sejumlah objek wisata di Alor, ada sejumlah tempat unggulan yang tidak boleh dilewatkan sedikit pun karena sangat indah. Pariwisata Alor bisa dikatakan lengkap, dari pariwisata bahari, budaya sampai religi, semuanya ada. Alam bawah laut di Alor misalnya, panoramanya sungguh jadi juara di hati. Ada kira-kira 56 spot diving lalu salah satu unggulannya ialah di sekeliling Pulau Kepa.

“Wisata bahari di Alor nusa Tenggara Timur luar biasa. Yang sangat unggul sementara kemajuan telah sampai pada 60% angkanya itu di Pulau Kepa, Selat Pantar tuk diving,” ungkap Amon Djobo, Bupati Alor saat berbincang dengan awak media di Bandar udara Mali, Alor. Daratan Alor dan sekelilingnya juga demikian indah pula dengan lokasi lainnya. Ada air terjun di Kecamatan Mataru yang membuat segar mata. Transportasi kesana memang masih tetap belum seluruhnya baik, tapi akan segera diperbaiki karena akan menunjang keuntungan yang diterima negara nantinya.

“Kami punya itu lagi air terjun di Kecamatan Mataru, sangat indah dia disana. Tahun ini kami bakal bangun infrastruktur jalanan karena sudah tidak sedikit orang yg datang untuk menikmati kesegaran air terjun,” jelas Amon.

Pelancong yang hendak wisata religi di Nusa Tenggara Timur, khusunya di Alor, bisa berkunjung ke Situs Al Quran Tua yang ada di Desa Alor Besar, Alor Barat Laut. Disana tersimpan sebuah mushaf Al Quran yang dibuat dari kulit kayu dan masanya sudah mencapai kira-kira 400 tahun dan masih terlihat sangat fenomenal. Lalu ada juga Masjid At Taqwa umur ratusan tahun yang masih tetap berdiri kokoh disana. “Wisata religi Al Quran tua kulit kayu. Lalu masjid tua yang nyaris sekitar 4,5 abad di Larabaeng,” ucapnya.

Tidak ketinggalan wisata budaya, terdapat 3 perkampungan tradisional di Alor yakni Takpala, Monbang serta Bampalola. Wisatawan yang pergi ke sana bisa kenal lebih dekat seperti apa budaya suku-suku di Alor. Obyek wisata yang berada di Alor bakal terus dikembangkan supaya makin banyak turis yang berekreasi dan bisa berlibur dengan happy. Pariwisata pribadi tergolong kedalam 3 besar penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Alor. “Kita mengalokasikan posisi pariwisata sektor unggulan. Potensi favorit akan kita lanjutkan lebih cepat. PAD pertama sektor pertanian, ke-2 pertambangan, ke-3 baru pariwisata sebanyak 17%. Kami PAD Rp 58 M tahun kemarin, tahun ini target Rp 61 M untuk PAD,” ucap Amon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *